Kata
Pengantar
Puji
dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa , yang telah mengkaruniakan segalanya
sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas makalah Perekonomian Indonesia ini
dengan ruang lingkup pembahasan tentang “Sekretariat Gabungan Belum Sepakati
Penaikan Harga BBM ”. Adapun
tujuan dibuatnya tugas makalah ini adalah agar mahasiswa mengetahui tentang
beberapa partai yang menolak atas kenaikan harga BBM.
Banyak kesulitan dan hambatan
yang penulis hadapi dalam membuat tugas makalah ini. Dengan adanya dorongan ,
bimbingan , dan bantuan dari semua pihak sehingga penulis mampu memyelesaikan
tugas makalah ini. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih banyak yang
sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan
makalah ini , semoga bantuannya mendapat balasan yang setimpal dari Tuhan Yang
Maha Esa.
Penulis menyadari bahwa makalah
ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan maupun materi-nya.
Kritik dan Saran dari pembaca sangat penulis harapkan untuk penyempurnaan
makalah ini selanjutnya.
Penulis
Sekretariat Gabungan Belum Sepakati Penaikan Harga BBM
Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Daerah (DPD) memutuskan menolak
rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Meski Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
meminta enam partai koalisi mengamankan kepentingan pemerintah dalam RAPBN-P
2012, partai-partai yang tergabung dalam secretariat gabungan (setgab) itu
masih berbeda pendapat mengenai sejumlah hal dalam RAPBN-P 2012.
Dua isu sentral dalam RAPBN-P
2012 menjadi titik krusial di dalam partai koalasi, yakni penaikan harga bahan
bakar minyak (BBM) sebesar Rp.1.500 per liter dan kompensasi bantuan langsung
sementara masyarakat (BLSM) sebesar Rp. 150.000 per rumah tangga per bulan
selama 9 bulan.
PPP, misalnya. Menurut Sekjen
Romahurmuziy, PPP belum memutuskan soal harga BBM. PPP masih mendalami tiga
opsi, yakni menunda penaikan harg BBM sampai 2013/2014, menolak penaikan, dan
menerima penaikan harga BBM per 1 April dengan besaran yang wajar.
Anggota setgab bertemu di
kediaman pribadi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor untuk
berkonsolidasi soal APBN-P 2012. Anggota setgab ialah Demokrat, Golkar, PKS,
PAN, PPP, dan PKB. Pada pertemuan itu,SBY selaku ketua setgab mengatakan
kebijakan pemerintah dalam APBN-P 2012 harus diamankan.
Menurut Romahurmuziy, PPP juga
belum setuju dengan BLSM karena pemberian BLSM justru kian merugikan
masyarakat. Alasannya, selain mengerek inflasi, BLSM juga kurang memberikan
stimulasi terhadap pertumbuhan ekonomi.
Dalam pertemuan itu, SBY juga
memberikan appeal tentang etika koalisi. Namun, ia tetap menghargai pandangan
tiap-tiap pimpinan parpol.
Dalam RAPBN-P 2012 yang diajukan
ke DPR pekan lalu, pemerintah berencana menaikkan harga BBM Rp.1.500per liter,
menjadi 6.000 per liter.
PKS juga belum menentukan sikap.
Bahkan ketua Frasi PKS Mustafa Kamal menyarankan pemerintah mencari opsi-opsi
selain menaikkan harga BBM. “Jangan terjebak oleh fluktuasi harga minyak
dunia,”tuturnya.
Senada, ketua umum Golkar Aburizal Bakrie mengaku opsi penaikan
harga BBM merupakan pilihan terberat. Golkar belum memutuskannya. Yng sudah
mendukung pemerintah ialah Partai Demokrat.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengadakan pertemuan dengan
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto di kantor DPP PDIP Lenteng
Agung, Jakarta Selatan. Mereka membahas rencana penaikan harga BBM dan implikasinya
terhadap rakyat.
Rapat Paripurna DPD, resmi menolak rencana penaikan harga BBM per
April. Rapat yang berlangsung hampir
6 jam itu berjalan a lot dan
diwarnai tarik ulur anggota DPD yang mebolak dan menyetujui penaikan harga BBM.
Ketua DPD Irman Gusman mengaku puas dan akan memperjuangkan keputusan tersebut.
“inilah pertimbangan, dan kalu diabaikan, pasti ada kompensasi politik yang
kita berikan. Kita tegas menolak karena melihat aspirasi masyarakat yang begitu
besar menolaknya,”ujar Irman.
Sikap Partai
Koalisi terhadap penaikan harga BBM :
·
Menurut Edhie Baskoro
Yodhoyono, Sekjen Partai Demokrat
“Kebijakan menaikkan BBM bukan satu-satunya
kebijakan pemerintah. Masyarakat harus tahu ada serangkaian policy untuk
melindungi kepentingan masyarakat.”
·
Menurut Mustafa Kamal, Ketua
Fraksi PKS
“ Jangan terjebak oleh fluktuasi harga
minyak dunia. Cari opsi untuk menaikkan harga BBM.”
·
Menurut Romahurmuziy, Sekjen
PPP
“
Menerima tentunya disertai kompensasi untuk kegiatan ekonomi produktif,
bukan konsumtif. Penaikan harga BBM itu solusi terakhir.”
·
Menurut Aburizal Bakrie, Ketua
Umum Partai Golkar
“
Opsi penaikan harga BBM ini merupakan pilihan terberat.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar